It's been super long time since the last time I posted on this blog. Rencana yang pengen nge-post rutin tiap hari ternyata cuma jadi rencana, haha. Dengan rutinitas saya tiap hari di sini mulai dari kerja yang mulai sekitar jam 8 pagi sampai jam 6 sore setiap hari, terus biasanya dinner bareng sama temen-temen untuk sekedar ngobrol-ngobrol tentang what's going on in our workplace (ngegosip sih lebih tepatnya) haha, terus setelah itu masak makanan untuk besok atau sekedar baca atau googling-googling.
Ngumpul bareng sama teman-teman memang selalu jadi obat setelah capek bekerja seharian. Bisa dibilang kalau kehidupan kita (cast member) di sini baru dimulai setelah pulang kerja. Karena kita tinggal di apartemen dengan komplek yang berbeda-beda, biasanya kita bakal memilih salah satu apartemen untuk kumpul bareng. kalau udah ngumpul gini hal yg nomor satu harus ada ya itu makan2!! hehe. Ngga mesti yang fancy2 banget sih, paling sering biasanya kita order pizza trus sharing, tinggal pesen online, 10 menit nyampe. Kadang ada yg bawa ice cream, cookies, atau apapun buat dikunyah :D. Lebih seru lagi kalau kita sambil main dance di Wii, atau main UNO, atau apapun yang bisa bikin kita ketawa dan have fun bareng2.
Kalau lagi rajin atau ada yg inisiatif, kadang kita masak-masak bareng. Ini keuntungannya kita berasal dari beda-beda negara, jadi bisa nyoba macem-macem makanan. mulai dari Thai food, Korean, Indian, Mexican, Italian, Australian, Hawaiian, American,Puerto Rican, sampe African! Ngga semua dari itu hasil dari masak-masak sih, sesekali kita pergi ke restaurant juga untuk nyoba-nyoba. Kadang kalau lagi banyak duit (baru gajian) kita bakal pergi ke resto-resto yg ada di resort Disney. Kapan lagi makan-makan fine dining yang mestinya untuk kalangan jetset tapi kita cuma bayar dengan setengah harga (another privilege for being a cast member :D ).
Orang-orang di Amerika bisa dibilang punya banyak perayaan. Mungkin karena aslinya mereka datang dengan latar belakang culture yang berbeda-beda, jadi banyak mengadopsi perayaan-perayaan dari negara lain, dan bagian dari tradisi di sini adalah mengundang orang untuk kumpul dan makan bareng di salah satu rumah. Teman-teman kita yang American pun tau banget kalau kita (non-American) di sini pengen ngerasain pengalaman sebanyak-banyak nya ngerayain berbagai perayaan yang jadi tradisi mereka. Biasanya salah satu manajer kita di sini, karena mereka yang di-tua-kan, mereka bakal ngundang gw dan teman-teman untuk datang ke rumah mereka.
Makanan yang disajikan pun beragam, sesuai dengan perayaan apa yang sedang dirayakan. Karena setiap perayaan punya makanan khas nya masing-masing. Perayaaan pertama gw waktu itu Oktober Fest, ini merupakan perayaan yang diadopsi dari German. Sebenarnya yang identik dari perayaan ini adalah beer, cuma karena Disney ngga pernah provide alcoholic drink dalam setiap event yang mereka adakan untuk anak-anak cast member, jadi diganti dengan makanan2 khas German, seperti sosis Bratwurst, Croisant, dan berbagai makanan khas German lainnya.
Perayaan selanjutnya yaitu Thanksgiving di rumah salah satu Coordinator kita, Jo. Biasanya di hari ini mereka bakal berkumpul bersama keluarga mereka, tapi karena kita memang sangat dekat, jadi Jo dan keluarganya mengundang kita semua untuk makan-makan di rumahnya. Makanan khas dari perayaan ini mungkin sebagian orang sudah tau, yup Turkey! Satu ekor Turkey yang masih utuh disajikan di tengah meja dilengkapi dengan stuffing, mashed potatoes, cranberry, pumpkin pie, dinner rolls, dan green been caserolle. Dijamin pulang-pulang langsung ga bisa jalan karena kekenyangan!
Setelah itu masih banyak perayaan lainnya, seperti Easterm St Patrick's Day, 4th of July, dll. Yang pasti di hari-hari tersebut kita ga perlu masak karena dijamin makmur seharian, hahahah. That's the best thing about living in another country actually, experiencing their culture and tradition, and savoring their local foods together. Ini hal-hal yang sangat berharga dan bakal jadi moment yang ngga bakal terlupakan.
Satu hal lagi yang ngga pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari adalah...main ke park!! Kalau udah capek atau bete pulang kerja, naik roller coaster atau nonton show dan fireworks bener-bener jadi mood booster. Karena kita dapet free pass, jadi kita bisa main ke park sepuasnya kapan pun kita mau ke semua theme parks dan water parks di Walt Disney World, 2 jam jalan-jalan dan teriak-teriakan bareng udah cukup buat kita ready untuk kerja lagi keesokan harinya.
It's a bitter sweet feeling to think about leaving this country and the people. On one side I know that I'm gonna meet my beloved family and friends back home, but on the flip side I'm gonna leave everyone and everything here, people that I now call them as my family, and place that I call it as home. Two months left, and everything will be gone, except the moments that I had and I will never forget.
Ps: tulisan ini dihasilkan sebenarnya untuk mengalihkan kegalauan about leaving this country ke hal yang positihf :p
My Magical Days Begin Here
Wednesday, May 1, 2013
Friday, December 28, 2012
My Breathtaking Rollercoaster Year, 2012!
Time flies! Itu yg selalu kita rasain di setiap penghujung
tahun. Selalu ngga terasa kalau udah setahun berlalu dan kalau kita flashback
ke belakang, banyak banget hal-hal dan peristiwa yang udah kita lalui, kesedihan, kesenangan, kegagalan, pencapaian, kehilangan, maupun pengalaman baru. Kadang mungkin kita ngga sadar dan melewatkan
begitu saja setiap momen yang kita alami, tanpa kita sadari kalau semua itu
ngga akan terulang lagi dan hanya terjadi sekali, dan kalau dipikir-pikir
banyak banget hal-hal yang terjadi yang ngga pernah kita pikirkan sebelumnya.
For me this year is become
the most breathtaking year, I could say. Banyak banget hal yang terjadi yang
bener-bener di luar rencana, di luar perkiraan, bahkan ngga pernah terpikir
sebelumnya. Masih inget banget di bulan Desember tahun lalu, semuanya berjalan
sangat normal, ngga ada yang luar biasa, ngga ada yang special. Saya masih
bekerja sebagai seorang Public Relation di salah satu Marketing Consulting
Company di Jakarta. Bener-bener lagi sibuk-sibuknya menyiapkan acara terbesar
tahunan perusahaan waktu itu. Di suatu pagi ada email masuk ke email pribadi
saya waktu itu. Email yang ngga pernah saya tunggu karena memang tidak pernah
berharap. Sebuah email singkat yang ternyata membawa banyak perubahan dan
lika-liku dalam perjalanan hidup saya tahun ini, tahun 2012.
Email itu menyatakan kalau saya lolos seleksi tahap pertama
dalam seleksi penerimaaan internship selama satu tahun di dari Walt Disney
Company, Florida, Amerika Serikat. Senangnya luar biasa waktu itu, walaupun
saya tahu perjalanan untuk lolos masih panjang dan kecil kemungkinannya, karena
mereka hanya butuh 1 perempuan dari Indonesia. Namun setidaknya saya
membuktikan sendiri teori yang saya pegang selama ini, bahwa dengan mencoba
setidaknya kita sudah punya 30% kesempatan untuk menang, daripada tidak mencoba
sama sekali yang berarti menutup kesempatan.
Tidak mau banyak berharap juga waktu itu, karena takut akan
kecewa, tapi Alhamdulillah setiap proses yang harus saya lalui terasa diberi
kemudahan dan berjalan dengan sangat lancar. Semakin hari semakin terbayang
rasanya bekerja dan tinggal di Amerika Serikat, salah satu mimpi terbesar saya
selama ini. Semua berjalan dengan sangat cepat, hanya dalam waktu sekitar 1,5
bulan saya mendapat kabar bahwa saya akan berangkat ke Walt Disney World,
Florida di tahun 2012 selama setahun! Benar-benar speechless rasanya, ngga
pernah terbayang akan bekerja di salah satu perusahaan terbesar dan terbaik di
dunia yang selama ini hanya saya tahu
lewat karya-karyanya yang luar biasa.
Ngga sabar rasanya mau kasih kejutan ke keluarga dan
orang-orang terdekat, bahkan acceptance email yang saya dapat langsung saya
forward ke mereka sebagai kejutan. Pikiran saya langsung campur aduk, tentang
harus resign dari pekerjaan saat itu, bagaimana harus jauh dari keluarga dan
orang-orang terdekat dalam waktu yang cukup lama, bagaimana harus beradaptasi
dengan lingkungan baru dan keluar dari comfort zone, dan apa yang harus saya
lakukan kalau ternyata semuanya ngga selancar dan semenyenangkan apa yang saya
bayangkan. But hey this is my dream, I’m not supposed to think about that in
negative side. I’m gonna get through this!
Alhamdulillah semua orang memberi tanggapan yang positif
soal ini. Mereka benar-benar mendukung kepergian saya untuk meraih mimpi. Di
malam tahun baru waktu itu, terbayang bahwa tahun depan tidak akan menjadi
tahun yang sama. I was so excited to be surprised by everything in the upcoming
year. 2012 seems to be flawless. Akan banyak,
teman-teman, tempat-tempat, dan pengalaman baru yang akan saya temui.
Tapi ternyata Allah memang tidak ingin saya lupa diri dan
terlalu tinggi hati dengan apa yang saya raih. Saat saya merasa mendapatkan
sayap untuk terbang tinggi, saya harus melepaskan satu kaki yang selama ini selalu
menjadi salah satu tumpuan saya untuk berjalan langkah demi langkah menuju ke
satu titik yang sama. Saya harus merelakan seseorang pergi bersama semua mimpi
yang kami punya selama ini. I grew up
and created my dream with him, he used to be my future. Ngga bisa terlukiskan rasa sakitnya waktu
itu, seperti dibawa terbang tinggi ke langit lalu dihempaskan ke dasar laut
hanya dalam jangka waktu beberapa hari. Semuanya berubah, semuanya ngga sama
lagi. Semua rencana, semua semangat yang tadinya begitu menggebu-gebu untuk
tahun ini rasanya benar-benar lenyap.
Sempat terpikir untuk membatalkan kepergian ini, karena udah
ngga ada semangat dan takut ngga sanggup mengontrol emosi sendiri dan terpisah
dengan orang-orang terdekat. Apalagi harus beradaptasi dengan orang-orang baru,
lingkungan baru, kebiasaan baru, benar-benar ngga ada energi rasanya. But then I
remembered that there’s no guarantee that life is easy, show must go on. Saya
ngga mau semakin terpuruk dan mengorbankan apa yang selama ini saya usahakan
hanya karena satu masalah. Problems come to make us stronger. Mungkin ini semua
emang jalan hidup yang harus dilaluin. Kalau kita bisa tetap terus melangkah
setelah tersandung berkali-kali, itu baru namanya lulus ujian.
And here I am now, sekali lagi time flies! Ngga terasa udah hamper
6 bulan di sini melewati waktu demi waktu dengan berbagai suka dan duka. Masih
inget banget waktu baru nyampe sini dengan tingkat kelabilan emosi yang sangat
tinggi, harus narik-narik koper super gede nyari lokasi apartemen, daftar
administrasi sana-sini, beli perabotan, kenalan dan basa-basi dengan orang baru
setiap hari. Tapi penerimaan yang sangat hangat di sini bener-bener bikin lebih
tenang waktu itu. Semua orang rasanya baik dan sangat welcome buat ngebantu
apapun.
Bulan pertama di sini diisi dengan berbagai macam company
training, management introduction, dan berbagai penyeseuaian di tempat kerja. Ini
bulan-bulan di mana saya ngerasa terkaget-kaget dengan semua hal baru yang saya
temui, yang benar-benar beda dengan yang selama ini saya alami saat bekerja di
Indonesia. Sistem yang berbeda, work culture yang berbeda, dan disiplin serta
efisiensi waktu bekerja yang sangat berbeda. Semua itu bener-bener bikin saya
ngerasa kurang maksimal dalam bekerja selama ini.
Selama kerja saya juga banyak ketemu dan ngobrol dengan
pengunjung yang datang dari berbagai macam Negara di seluruh dunia. Banyak
pengetahuan baru dari cerita-cerita mereka tentang negaranegara masing-masing
dan seneng juga karena bisa memperkenalkan dan ngasih banyak info tentang
Indonesia ke mereka. Seneng banget rasanya kalau mereka terkagum-kagum tentang
apa yang kita miliki di Indonesia dan bener-bener mengapresiasinya.
Hari demi hari berlalu dengan banyak kegiatan yang juga
otomatis bikin banyak nambah temen. Mungkin karena di sini kita semua
bener-bener dari awalnya ngga saling kenal, jadi semua bener-bener eager buat
nyari banyak temen baru. Kita bener-bener bersatu dengan latar belakang suku
bangsa, agama, dan values of life yang beda-beda. Di situ serunya, kita selalu
saling tuker cerita tentang kebiasaan di negara masing-masing, hal-hal unik,
bahasa, bahkan saling bertukar cerita tentang ajaran agama masing-masing.
Hal-hal kaya gitu yang justru malah menyatukan kita dan bikin pertemanan kita
jadi tambah seru. Walaupun kadang juga dibumbui dengan drama-drama yang kurang
menyenangkan, maklum bukan hal yang mudah untuk menyatukan orang-orang dengn
cara pandang dan latar belakang budaya yang berbeda. But seriously, ketemu
banyak orang dari berbagai Negara dengan kepribadian berbeda-beda bener-bener
bikin saya bersyukur terlahir sebagai orang Indonesia dan dididik dengan
nilai-nilai ketimuran.
Selain kerja selama 5 hari seminggu, banyak banget kegiatan
yang kita lalui bareng-bareng. Mulai dari hal-hal kecil kaya nonton DVD atau
nyoba berbagai resto bareng2, jalan dari satu Disney park ke park lain dan satu
resort ke resort lain (mumpung gratis, hehe) sampe liburan bareng. Yang lebih
serunya lagi kalau kita ngadain kegiatan tradisi di sini bersama, yang kita
ngga punya di negara masing-masing. Misalnya thanksgiving kemaren, salah satu
temen American di sini ngundang kita dinner bareng buat ngerayain tradisi
Thankgiving. Meskipun simple tapi hal-hal kaya gini yang mungkin ngga semua
orang bisa alamin.
Kalau lagi bosen atau capek kerja,biasanya pulang kerja kita
bareng-bareng main ke park, entah itu cuma buat hang out sambil makan es krim,
atau naik berbagai macam ride dan nonton macem-macem show, atau Cuma nikmatin
fireworks show. Di mana orang-orang harus bayar ratusan dollar untuk sekali
masuk di park-park ini, kita bisa dengan seenaknya keluar masuk dan nikmatin
semuanya gratis. It’s literally happiest place on earth!
Di tahun ini juga ada beberapa hal menarik lain yang saya
alami. Pertama, menginjakkan kaki di New York. Ini benar-benar saya impikan
sejak dulu. Tapi rasanya terlalu jauh untuk dicapai. Alhamdulillah ternyata
dikasih kesempatan untuk melihat berbagai tempat yang selama ini banyak saya
lihat di film-film Hollywood. Ditambah lagi di kunjungan saya yang kedua
ke-sana saya berkesempatan untuk menonton Broadway show, show eksklusif khas
New York yang merupakan tempat awal dari para bintang Hollywood.
Beberapa bulan yang lalu saya juga ke Minnesota dan dibawa
tour eksklusif keliling sebuah rumah sakit terbesar di Amerika Serikat, langsung
oleh mantan salah satu direkturnya, yang juga penulis tentang Service Management,
Kent Seltman. Kalau yang ini benar-benar keberuntungan. Kent Selman adalah
pembicara tamu di salah satu event company saya sebelumnya. Selama kunjungannya
di Jakarta, saya yang mendampingi beliau kemana-mana, sehingga kami banyak
ngobrol dan bertukar cerita. Saat beliau tahu bahwa saya sedang di Amerika, dia
mengundang saya ke rumahnya di Minnesota untuk kemudian melihat megahnya rumah
sakit tersebut dan selanjutnya jalan-jalan keliling “State of 1.000 lakes” ini.
Oh iya, tanpa sengaja saya juga sempat bertemu rombongan
Presiden Obama saat ia dan rombongannya berkunjung dalam rangka kampanye di
Orlando. Bener-bener ngga nyangka karena waktu itu saya bahkan tidak tahu kalau
ia sedang di Florida. Saat sedang di perjalanan dalam bis untuk menuju suatu
tempat, tiba-tiba para penumpang bis heboh karena rombongan presiden tersebut
melintas dekat bis kami. Walaupun cuma beberapa menit tapi bener-bener seneeng
banget, ngg nyangka aja bisa liat dari jarak sedeket itu.
Begitulah kira-kira up and down kehidupan saya di tahun 2012
yang akan berakhir dalam beberapa hari ini. Tahun ini benar-benar tahun yang
pelajaran buat saya dalam banyak hal. Bahwa kita ngga boleh terlalu yakin akan
sesuatu, bahwa kita punya kelemahan, bahwa segala sesuatu dapat berubah kapan
saja, bahwa hidup tidak boleh bergantung pada orang lain, bahwa bahagia itu
kita yang ciptakan, bahwa taka da yang tak mungkin, bahwa mimpi itu penting, bahwa
Allah SWT maha kuasa atas segalanya.
"Even a happy life can't be without a measure of darkness, and the word happy would lose its meaning if it were not balanced by sadness. It is far better to take things as they came along with patience and equanimity" -Carl Jung-
"It isn't what you have or who you are or where you are or what you are doing that makes you happy or unhappy. It is what you think about it" -Dale Carnegie-
"Even a happy life can't be without a measure of darkness, and the word happy would lose its meaning if it were not balanced by sadness. It is far better to take things as they came along with patience and equanimity" -Carl Jung-
"It isn't what you have or who you are or where you are or what you are doing that makes you happy or unhappy. It is what you think about it" -Dale Carnegie-
Friday, November 2, 2012
Excellent Service at Disney Theme Parks (My article published in Marketeers Magazine, Sept edition)
Not many people are aware that the success of the Walt Disney Company started
in 1923 when Walter Elias Disney (Walt Disney) was successful as he managed to
sell the Alice in Wonderland cartoon to film distributors. Walt Disney had just
arrived in Los Angeles with big dreams and aspirations to expand his business
at that time. After more than nine decades, today the name of the Walt Disney
Company has become the global leader of family entertainment.
This
company has grown rapidly and operates as four primary divisions: The Walt Disney Studios or Studio Entertainment, which includes
the company's film, recording label, and theatrical divisions; Parks and Resorts, featuring the
company's theme parks, cruise line, and other travel-related assets; Disney Consumer Products, which
produces toys, clothing, and other merchandise based upon Disney-owned properties, and Media Networks, which includes the
company's television and Internet operations.
What I will share here are more about the division of Parks and Resorts,
specifically about the theme parks they use to facilitate their guests. I’m one
of few lucky people who can be part of the world's largest company in
entertainment and hospitality. I was selected as a cultural representative for
Indonesia to be sent to Walt Disney World, Orlando, Florida. I was given the
opportunity to introduce the Indonesian culture to all guests at one of their
theme parks, Animal Kingdom. During this year I can gain some great experience and
engage in some exciting opportunities with this company.
Service is the most important factor in the Disney theme parks business. Claimed themselves as “The Happiest Place on
Earth”, Disney continues to explore ways
in providing excellent service and creating unforgettable happiness for the
guests. It is very important for Disney to make the guests feel special while enjoying
their vacation at Disney theme parks. This is what makes their theme parks
superior to its competitors and different from any other entertainment company
on the planet.
Disney has 4 keys to the service they provide for a great guest experience.
The first one and the most necessary is safety. Each of Disney theme parks in
Orlando is visited by around 30 thousand guests each day from various parts of
the world to enjoy the entertainment and rides they provide. Disney thrives to
ensure that the guests feel safe and relaxed during their visit within the
theme parks. One example that we can see is the level of security present when
the parade takes place. The Disney parades take place at various times every
day and they are one of the busiest attractions at Walt Disney World. The Disney
cast ensures that all visitors are in a secure area, also known as the viewing
area. This area is located on the left and right side of the parade pathway,
bordered by ropes and boundary lines.
The lines indicate that the guests may only view the parade from a position
beyond the dividing line. Before the parade starts, a parade coordinator
ensures that the track is safe from upstream to downstream.
The second key is Courtesy. It has become the second most important key
after safety. Disney realized that the guests come from various countries
around the world. They come from different cultural backgrounds, educations,
and perspectives. It can be difficult to provide the service expectations of each
visitor. It is possible for guests to go home disappointed or offended by
little things that cast members may often not recognize as being offensive. This
is one of the reasons that Disney strives to make sure that their cast members act
politely and dignified in every aspect of their job. They must be respectful
towards any guest regardless of their appearance, ethnicity or background.
The third key to remember is the show. Most people in this world are aware
how successful the Disney brand is. Many of those are massive
fans of Disney characters, usually since their childhood. When they decide to
visit Disney theme parks, they certainly have great expectations of what they
will see and get from that place. In fact, we could say maybe they were not
prepared for the slightest disappointment. That's why Disney should always try
to provide an excellent service and performance.
The last but not least key that Disney cast members must abide by is the
efficiency key. In the business environment, efficiency is very important. In
this case, the efficiency of Disney is mostly made to be associated with time
spent by visitors to enjoy all shows and attractions that are held at the theme
parks. The best example that we can find in this case is about the fastpass
ticket. Disney provides fastpass ticket for many of the most popular rides. The
advantage of this ticket is that guests will know the exact time that they have
to experience the ride. They receive
their ticket, get the time, and they can enjoy other rides or shows without
wasting their time to queue. In condition when it's raining and some outdoor
rides can not be operated, then the cast member will direct the visitor to
enjoy indoor shows or facilities.
Disney efforts in giving the best service for their guests has made their theme
parks still be the number one theme parks that
everybody dreams to visit. As Walt Disney said “Do what you do so well that they will want to see it again and bring their friends.”
Wednesday, September 26, 2012
New York Trip (Part 1)
Hey hooo..I'm back again! Ngga terasa udah hampir 3 bulan aja di Orlando. Hidup di sini makin lama kalau dinikmatin asik juga. Banyak banget hal baru yang gw alamin dan pastinya temen-temen baru dengan cerita-cerita baru dari mereka. Kalau beberapa minggu kebelakang gw masih dalam proses adaptasi dan kenalan dengan mereka, sekarang udah sampe tahap bikin genk baru, hahaha.
Artinya udah mulai tau lebih nyaman ke temen-temen yang mana.
Di tulisan sebelumnya mungkin gw pernah cerita kalau perwakilan Indonesia di sini cuma orang, yakni gw dan Dony, partner gw di sini. Setelah beberapa minggu di sini, kita baru tau kalau ternyata ada 3 mahasiswa Indonesia yang lagi ikut College Program di sini, artinya kita punya temen Indonesia!! mereka adalah Ratih, Risyad, dan Maria. Cuma sampe sekarang gw belum pernah ketemu sama yang namanya Maria, hehe
Singkat cerita gw, Risyad and Ratih berencana liburan bareng, awalnya kita mau pergi ke San Fransisco (SF) karena ada beberapa temen mereka di sana, and gw juga pengen banget ke SF. Tapi akhirnya rencana kita berubah belok ke New York (NY), karena kebetulan keluarga Ratih bakal dateng ke NY di tanggal yang sama sesuai rencana kita berangkat. Sebenernya NY udah jadi tujuan utama gw sejak pertama kali gw tau kalau gw bakal ke US, tapi rencananya gw bakal ke sana desember supaya bisa lia Christmas decoration disana yg katanya super keren. Tapi dipikir2 seru juga kalau berangkat bulan ini, ga nyangka bakal secepet ini. Akhirnya deal kita ber-3 bakal sweet escaping ke New York tanggal 18-22 September!!
Day 1 (Brooklyn)
Swemua barang udah di-pack, jacket2 udah dibawa, sunglasses udah standby dalem tas masing-masing. Karena kita pergi di akhir September, jadi udah masuk fall, yang artinya walaupun bermatahari, tapi udara bakalan dingin, dan dari weather forecast yang gw baca, suhu udara NY bakalan sekitar 12-17 derajat celcius.
Kita berangkat dengan flight paling pagi yakni jam 07.00 waktu East Coast, maklum terlalu semangat :D jam 5.30 udah standby di Orlando International Airport, dan bakal sampe di John F. Kennedy (JFK) Airport, NY sekitar jam 9.30. Penerbangan 2,5 jam ngga terasa lama karena kita ngobrol2 sambil nonton film2 yang mereka provide di pesawat.
Sampe juga di JFK!! Dari dulu ngebayangin bandara JFK pasti keren banget, secara New York gitu kan, ternyata biasa aja, sama aja kaya bandara Orlando atau bandara Internasional lainnya, belum ada yang ngalahin Changi Airport. Karena kita ngga ada barang di bagasi jadi kita bisa langsung keluar bandara, dan hal pertama yang kita cari adalah PETA! Waktu itu kita langsung pergi ke tourist information untuk tanya gimana caranya untuk nyampe Brooklyn, karena hotel kita untuk malem itu ada di Brooklyn, salah satu bagian di NY. Salah satu tourist guide waktu itu jelasin panjang lebar soal cara ke sana dengan naik subway.
Subway memang merupakan alat transportasi publik yang paling populer di NY, namanya Metro. Untuk yang belum tau, ini adalah alat transportasi berupa kereta bawah tanah. Kita bisa pergi kemanapun dengan subway ini. Waktu itu gw beli tiket terusn yang untuk seminggu seharga 30 dollar, ini jauh lebih murah daripada kita harus bolak balik beli setiap mau naik. Kartu terusan ini bukan cuma bisa dipake buat subway, tapi juga public bus di seluruh NY.
Begitu keluar dari airport kita baru ngerasain udara luar, dan itu supeeer dingin jauh lebih dingin dari yang kita bayangin sebelumnya, apalagi kita sampe saat masih pagi dan banyak angin, brrrrr.
Dari airport kita pergi ke subway station, kesan pertama begitu sampe stasiun itu yang kita bilang adalah "waduh, ini sih kaya stasiun Dukuh Atas" sumpah bener-bener mirip banget! hahaha
Keretanya juga sama aja kayak kereta di Jakarta, ga ada bagus2nya, malah lebih bagus commuter line kayaknya, lebih bersih. Di dalem kereta ada macem-macem orang, tapi mereka semua keliatan dingin dan kurang ramah, beda banget sama yang kita rasain di Orlando.
Setelah sambung menyambung subway, kita sampe di Brooklyn. Hotel yang kita tuju waktu itu sekitar 3 blok dari stasiun subway tempat kita turun. Lumayan juga jalan tarik2 koper 3 blok. Kita stay di Sleep Inn Hotel, tapi rencananya cuma untuk 1 malam aja, setelah itu kita bakal cari hotel yang kita anggep deket ke mana-mana.
Ternyata kita bisa early check in waktu itu, karena weekday jadi hotel lagi sepi penghuni, yang mestinya check-in jam 3 sore kita udah bisa check-in jam 12 siang. Setelah nyimpen semua barang di kamar, kita langsung pergi ke Brooklyn Bridge. Ini jadi tujuan pertama kita karena letaknya paling deket dari hotel. Rencana awalnya sih pengen jalan ke sana, tapi ternyata jauh, akhirnya kita naik subway lagi, dan berhubung ngga tau stasiun mana yang terdekat ke sana, jadi setelan turun subway kita lanjut jlan lagui muter-muter nyari tuh jembatan. Ternyata ada 2 jembatan yang lokasinya berdekatan di situ, Brooklyn Bridge dan Manhattan Bridge.
Brooklyn bridge ini bukan sembarang jembatan. Ini adalah salah satu jembatan paling tua di United States. Pembangunannya rampung tahun 1883 dan panjangnya 486,3 meter dan merupakan "longest suspension bridge in the world". Jembatan ini menyambungkan Brooklyn dengan Manhattan. Di sini bukan hanya ada ada jalur mobil, tapi juga jalur pejalan kaki dan juga sepeda. Banyak wisatawan yang menyewa sepeda untuk menyebrangi jembatan ini, cuman waktu itu kita ngga punya cukup waktu, jadi cuma foto-foto dan lanjut ke tujuan berikutnya.
Dari Brooklyn kita memutuskan untuk pindah ke Manhattan, bisa dibilang Manhattan adalah New York City yang sebenarnya, kalau kita lihat lokasi-lokasi pengambilan gambar berbagai film Hollywood yang diambil di New York, itu semua diambil di daerah Manhattan, dari mulai Time Square, Empire State Building, Wall Street, Madison Square Garden, Central Park, Ground Zero tempat kejadian pemboman 9/11, sampe berbagai teater Broadway, di sini keseruan baru benar-benar dimulai!!
to be continued...
Artinya udah mulai tau lebih nyaman ke temen-temen yang mana.
Di tulisan sebelumnya mungkin gw pernah cerita kalau perwakilan Indonesia di sini cuma orang, yakni gw dan Dony, partner gw di sini. Setelah beberapa minggu di sini, kita baru tau kalau ternyata ada 3 mahasiswa Indonesia yang lagi ikut College Program di sini, artinya kita punya temen Indonesia!! mereka adalah Ratih, Risyad, dan Maria. Cuma sampe sekarang gw belum pernah ketemu sama yang namanya Maria, hehe
Singkat cerita gw, Risyad and Ratih berencana liburan bareng, awalnya kita mau pergi ke San Fransisco (SF) karena ada beberapa temen mereka di sana, and gw juga pengen banget ke SF. Tapi akhirnya rencana kita berubah belok ke New York (NY), karena kebetulan keluarga Ratih bakal dateng ke NY di tanggal yang sama sesuai rencana kita berangkat. Sebenernya NY udah jadi tujuan utama gw sejak pertama kali gw tau kalau gw bakal ke US, tapi rencananya gw bakal ke sana desember supaya bisa lia Christmas decoration disana yg katanya super keren. Tapi dipikir2 seru juga kalau berangkat bulan ini, ga nyangka bakal secepet ini. Akhirnya deal kita ber-3 bakal sweet escaping ke New York tanggal 18-22 September!!
Day 1 (Brooklyn)
Swemua barang udah di-pack, jacket2 udah dibawa, sunglasses udah standby dalem tas masing-masing. Karena kita pergi di akhir September, jadi udah masuk fall, yang artinya walaupun bermatahari, tapi udara bakalan dingin, dan dari weather forecast yang gw baca, suhu udara NY bakalan sekitar 12-17 derajat celcius.
Kita berangkat dengan flight paling pagi yakni jam 07.00 waktu East Coast, maklum terlalu semangat :D jam 5.30 udah standby di Orlando International Airport, dan bakal sampe di John F. Kennedy (JFK) Airport, NY sekitar jam 9.30. Penerbangan 2,5 jam ngga terasa lama karena kita ngobrol2 sambil nonton film2 yang mereka provide di pesawat.
Sampe juga di JFK!! Dari dulu ngebayangin bandara JFK pasti keren banget, secara New York gitu kan, ternyata biasa aja, sama aja kaya bandara Orlando atau bandara Internasional lainnya, belum ada yang ngalahin Changi Airport. Karena kita ngga ada barang di bagasi jadi kita bisa langsung keluar bandara, dan hal pertama yang kita cari adalah PETA! Waktu itu kita langsung pergi ke tourist information untuk tanya gimana caranya untuk nyampe Brooklyn, karena hotel kita untuk malem itu ada di Brooklyn, salah satu bagian di NY. Salah satu tourist guide waktu itu jelasin panjang lebar soal cara ke sana dengan naik subway.
Subway memang merupakan alat transportasi publik yang paling populer di NY, namanya Metro. Untuk yang belum tau, ini adalah alat transportasi berupa kereta bawah tanah. Kita bisa pergi kemanapun dengan subway ini. Waktu itu gw beli tiket terusn yang untuk seminggu seharga 30 dollar, ini jauh lebih murah daripada kita harus bolak balik beli setiap mau naik. Kartu terusan ini bukan cuma bisa dipake buat subway, tapi juga public bus di seluruh NY.
Begitu keluar dari airport kita baru ngerasain udara luar, dan itu supeeer dingin jauh lebih dingin dari yang kita bayangin sebelumnya, apalagi kita sampe saat masih pagi dan banyak angin, brrrrr.
Dari airport kita pergi ke subway station, kesan pertama begitu sampe stasiun itu yang kita bilang adalah "waduh, ini sih kaya stasiun Dukuh Atas" sumpah bener-bener mirip banget! hahaha
Keretanya juga sama aja kayak kereta di Jakarta, ga ada bagus2nya, malah lebih bagus commuter line kayaknya, lebih bersih. Di dalem kereta ada macem-macem orang, tapi mereka semua keliatan dingin dan kurang ramah, beda banget sama yang kita rasain di Orlando.
Setelah sambung menyambung subway, kita sampe di Brooklyn. Hotel yang kita tuju waktu itu sekitar 3 blok dari stasiun subway tempat kita turun. Lumayan juga jalan tarik2 koper 3 blok. Kita stay di Sleep Inn Hotel, tapi rencananya cuma untuk 1 malam aja, setelah itu kita bakal cari hotel yang kita anggep deket ke mana-mana.
Ternyata kita bisa early check in waktu itu, karena weekday jadi hotel lagi sepi penghuni, yang mestinya check-in jam 3 sore kita udah bisa check-in jam 12 siang. Setelah nyimpen semua barang di kamar, kita langsung pergi ke Brooklyn Bridge. Ini jadi tujuan pertama kita karena letaknya paling deket dari hotel. Rencana awalnya sih pengen jalan ke sana, tapi ternyata jauh, akhirnya kita naik subway lagi, dan berhubung ngga tau stasiun mana yang terdekat ke sana, jadi setelan turun subway kita lanjut jlan lagui muter-muter nyari tuh jembatan. Ternyata ada 2 jembatan yang lokasinya berdekatan di situ, Brooklyn Bridge dan Manhattan Bridge.
Brooklyn bridge ini bukan sembarang jembatan. Ini adalah salah satu jembatan paling tua di United States. Pembangunannya rampung tahun 1883 dan panjangnya 486,3 meter dan merupakan "longest suspension bridge in the world". Jembatan ini menyambungkan Brooklyn dengan Manhattan. Di sini bukan hanya ada ada jalur mobil, tapi juga jalur pejalan kaki dan juga sepeda. Banyak wisatawan yang menyewa sepeda untuk menyebrangi jembatan ini, cuman waktu itu kita ngga punya cukup waktu, jadi cuma foto-foto dan lanjut ke tujuan berikutnya.
Dari Brooklyn kita memutuskan untuk pindah ke Manhattan, bisa dibilang Manhattan adalah New York City yang sebenarnya, kalau kita lihat lokasi-lokasi pengambilan gambar berbagai film Hollywood yang diambil di New York, itu semua diambil di daerah Manhattan, dari mulai Time Square, Empire State Building, Wall Street, Madison Square Garden, Central Park, Ground Zero tempat kejadian pemboman 9/11, sampe berbagai teater Broadway, di sini keseruan baru benar-benar dimulai!!
to be continued...
Sunday, September 9, 2012
The Most Welcome and Respectful People
I'm back! Akhirnya setelah beberapa minggu baru sempet nulis blog lagi. Kali ini gw bakal cerita tentang keramahan dan betapa welcome-nya orang Amerika, at least itu yang gw rasain sejak pertama kali sampe di sini hingga sekarang.
Salah satu hal yang paling gw khawatirkan sebelum sampe sini adalah bagaimana perlakuan orang Amerika terhadap gw nanti saat gw sampe disana. Terlebih karena gw pake jilbab dan semenjak kejadian 9/11 orang Amerika terkesan sedikit "bermasalah" dengan orang muslim. Dari berita-berita yang kita liat di Indonesia malah terkesan kalau banyak orang Amerika yang anti-muslim.
Memasuki Amerika
Dari yg gw rasain, sejak pertama kali semua proses di mulai waktu gw apply visa di US Embassy, semuanya sangat ramah dan ga ada membeda-bedakan sama sekali. Saat banyak orang lain ditanya macem-macem yg sangat detail soal tujuan kepergian mereka ke Amerika, gw malah cuma ditanya 2 pertanyaan, "dalam rangka apa pergi ke sana" dan "untuk berapa lama," selesai, nunggu beberapa menit dan langsung dikasih lembaran putih yang menunjukkan bahwa visa gw diapprove dan tinggal diambil beberapa hari lagi. perlakuan yang mereka berikan selama di US Embassy juga sangat ramah dan helpful, waktu itu Blackberry gw sempet lowbat jadi ga bisa janjian sama yg bakal jemput gw disana, dan dengan baiknya mereka nawarin untuk nge-charge hp gw disana di salah satu ruang pegawai mereka, padahal penjagaan keamanan di sana ketat banget.
Sama halnya saat gw baru menginjakkan kaki di airport memasuki Amerika, ngga ada perlakuan khusus atau berlebihan(dalam arti negatif) yang mereka tunjukkan. Semua prosedur sangat ketat tapi dalam batas-batas wajar.
Pengalaman gw waktu dulu di Polandia, saat screening di bandara, mereka minta gw masuk ke ruang khusus karena gw mesti buka jilbab dan harus mereka cek. dari cerita beberapa temen sih Eropa katanya memang lebih rasis daripada Amerika. Tapi di Amerika malah ngga ada sama sekali, mereka cuma melakukan screening seluruh badan, tp dengan peralatan yang lebih canggih. Jadi kita diminta masuk ke sebuah box besar, dengan tangan diangkat ke atas dan mata mengarah ke sensor, dengan otomatis mesin itu nge-screen badan kita. Itu diberlakukan buat semua orang yang baru masuk Amerika dari negara lain.
Basa-Basi dan Respect Itu Penting!
Sampai di sini semua orang menunjukkan sikap yang sangat ramah. Bisa dibilang mereka itu hidupnya penuh basa basi dan sangat ekspresif dalam mengungkapkan sesuatu. Sebagai contoh, saat kita baru kenalan dengan orang di sini, kita harus menunjukkan sikap yang sangat antusias untuk mengenal mereka, dengan senyum yang sangat ramah, dan diakhiri dengan "it's so nice to talk to you". Setiap mereka tau gw baru nyampe di Amerika, mereka semua pasti bilang, "So welcome to United States, hope you have a great year here." kalau dipikir-pikir, kita pasti jarang bilang sama orang asing "Selamat datang di Indonesia, semoga betah ya di sini." Ngga terlalu penting juga buat kita.
Yang paling basa basi banget dan merupakan kebiasaan semua orang di sini adalah, saat kita berpapasan dengan orang lain, masing-masing pasti bilang "Hi, how are you?" atau "Hi, how are you doing" yang dengan sangat pasti lawannya akan jawab, "good" atau "great, how are you?" dan bakal dijawab "good" juga. Percakapan itu bener2 terjadi di SETIAP pertemuan atau papasan di jalan. Kadang gw mikir ini percakapan sebenernya semua orang udah tau kalau itu basa basi kenapa mesti selalu dilakukan sih. Gw suka sampe mikir mau jawaban apa ya yang rada beda biar lebih variatif, hahaha. Oh iya satu lagi, kalau pagi kita semua harus saling mengucapkan "good morning" kalau papasan sama orang, semua orang termasuk orang-orang yang kita belom pernah kenal sebelumnya, begitu juga saat hari udah sore dimana orang-orang selesai beraktivitas, semua bakal bilang "have a good night" or "have a good rest".
Selain itu mereka sangat ekspresif dalam mengungkapkan apa yang mereka rasakan tentang sesuatu. Bukan cuma orang-orang dewasa, bahkan anak-anak kecil juga. Misalnya saat 17-an kemaren gw main angklung, orang-orang yang lagi lalu lalang bakal berenti untuk sekedar ngasih applaus dan nunjukin apresiasi mereka. Mereka bakal bilang "you have to know that this instrumen is so cool" atau "this is so neat" atau "I've never seen it before" dan semacamnya. Mereka bakal nyampein yang ada di pikiran mereka gitu aja, beda dengan kita, kalau kita liat sesuatu yang bagus, itu bakal ada di pikiran kita aja. begitu juga dengan anak-anak kecil di sini, mereka ngga akan malu-malu bilang "your outfit is so beautiful" atau "I like your dress" dna semacamnya ke orang dewasa. Mungkin karena mereka udah diajarin untuk aktif dari kecil, begitu juga di sekolah.
Karena gw di sini sebagai cultural representative, jadi gw selalu pake batik,kebaya, dll, sama dgn yg lain yg pake sesuatu yg khas dari budayanya. Setiap hari gw sering banget diliatin orang trus ditanya "where are you from? Gosh you're so beautiful with that outfit". Pointnya adalah mereka ngga ada membedakan dari mana gw berasal, apa agama gw, apa warna kulit gw dan sebagainya untuk memnberi apresiasi atas apa yang memang mereka anggep bagus. Itu yg bikin gw ngerasa selalu betah disini, karena mereka bener-bener respectful.
Satu cerita menarik saat gw puasa di sini bulan lalu. jadi karena di sini lagi summer dan panas luar biasa, setiap orang di Disney disarankan minum at least satu botol kecil per jam supaya terhindar dari dehidrasi. Sementara gw harus puasa ngga makan ngga minum 16 jam. Di satu sisi mereka sangat khawatir soal itu, tapi di sisi lain mereka ngga bisa melarang sesuatu yang berhubungan dengan keyakinan gw. Beberapa manager sampe ngejadiin ini sebagai bagian dari bahan meeting, gimana supaya gw tetep baik-baik aja di saat gw puasa, karena mereka bener-bener ga yakin gw bisa ngejalanin itu di sini saat summer. Akhirnya setiap beberapa jam selalu ada manajer yang dateng ke gw dan nanya gimana kondisi gw, just to show me that they're care about it and make sure that I'm okay. See? ini yang gw maksud dengan the most welcome and respectful people. Mungkin ini bisa ngasih sedikit bayangan tentang gimana sikap orang Amerika terhadap orang asing terutama muslim, ngga seburuk apa yang kita bayangin atau kita lihat di berita-berita kok.Well, itu yang gw rasain di sini, Orlando, Florida. ga menutup kemungkinan kalau ada orang-orang yang punya pengalaman-pengalaman lain di sini atau mungkin di negara bagian lain di Amerika.
Salah satu hal yang paling gw khawatirkan sebelum sampe sini adalah bagaimana perlakuan orang Amerika terhadap gw nanti saat gw sampe disana. Terlebih karena gw pake jilbab dan semenjak kejadian 9/11 orang Amerika terkesan sedikit "bermasalah" dengan orang muslim. Dari berita-berita yang kita liat di Indonesia malah terkesan kalau banyak orang Amerika yang anti-muslim.
Memasuki Amerika
Dari yg gw rasain, sejak pertama kali semua proses di mulai waktu gw apply visa di US Embassy, semuanya sangat ramah dan ga ada membeda-bedakan sama sekali. Saat banyak orang lain ditanya macem-macem yg sangat detail soal tujuan kepergian mereka ke Amerika, gw malah cuma ditanya 2 pertanyaan, "dalam rangka apa pergi ke sana" dan "untuk berapa lama," selesai, nunggu beberapa menit dan langsung dikasih lembaran putih yang menunjukkan bahwa visa gw diapprove dan tinggal diambil beberapa hari lagi. perlakuan yang mereka berikan selama di US Embassy juga sangat ramah dan helpful, waktu itu Blackberry gw sempet lowbat jadi ga bisa janjian sama yg bakal jemput gw disana, dan dengan baiknya mereka nawarin untuk nge-charge hp gw disana di salah satu ruang pegawai mereka, padahal penjagaan keamanan di sana ketat banget.
Sama halnya saat gw baru menginjakkan kaki di airport memasuki Amerika, ngga ada perlakuan khusus atau berlebihan(dalam arti negatif) yang mereka tunjukkan. Semua prosedur sangat ketat tapi dalam batas-batas wajar.
Pengalaman gw waktu dulu di Polandia, saat screening di bandara, mereka minta gw masuk ke ruang khusus karena gw mesti buka jilbab dan harus mereka cek. dari cerita beberapa temen sih Eropa katanya memang lebih rasis daripada Amerika. Tapi di Amerika malah ngga ada sama sekali, mereka cuma melakukan screening seluruh badan, tp dengan peralatan yang lebih canggih. Jadi kita diminta masuk ke sebuah box besar, dengan tangan diangkat ke atas dan mata mengarah ke sensor, dengan otomatis mesin itu nge-screen badan kita. Itu diberlakukan buat semua orang yang baru masuk Amerika dari negara lain.
Basa-Basi dan Respect Itu Penting!
Sampai di sini semua orang menunjukkan sikap yang sangat ramah. Bisa dibilang mereka itu hidupnya penuh basa basi dan sangat ekspresif dalam mengungkapkan sesuatu. Sebagai contoh, saat kita baru kenalan dengan orang di sini, kita harus menunjukkan sikap yang sangat antusias untuk mengenal mereka, dengan senyum yang sangat ramah, dan diakhiri dengan "it's so nice to talk to you". Setiap mereka tau gw baru nyampe di Amerika, mereka semua pasti bilang, "So welcome to United States, hope you have a great year here." kalau dipikir-pikir, kita pasti jarang bilang sama orang asing "Selamat datang di Indonesia, semoga betah ya di sini." Ngga terlalu penting juga buat kita.
Yang paling basa basi banget dan merupakan kebiasaan semua orang di sini adalah, saat kita berpapasan dengan orang lain, masing-masing pasti bilang "Hi, how are you?" atau "Hi, how are you doing" yang dengan sangat pasti lawannya akan jawab, "good" atau "great, how are you?" dan bakal dijawab "good" juga. Percakapan itu bener2 terjadi di SETIAP pertemuan atau papasan di jalan. Kadang gw mikir ini percakapan sebenernya semua orang udah tau kalau itu basa basi kenapa mesti selalu dilakukan sih. Gw suka sampe mikir mau jawaban apa ya yang rada beda biar lebih variatif, hahaha. Oh iya satu lagi, kalau pagi kita semua harus saling mengucapkan "good morning" kalau papasan sama orang, semua orang termasuk orang-orang yang kita belom pernah kenal sebelumnya, begitu juga saat hari udah sore dimana orang-orang selesai beraktivitas, semua bakal bilang "have a good night" or "have a good rest".
Selain itu mereka sangat ekspresif dalam mengungkapkan apa yang mereka rasakan tentang sesuatu. Bukan cuma orang-orang dewasa, bahkan anak-anak kecil juga. Misalnya saat 17-an kemaren gw main angklung, orang-orang yang lagi lalu lalang bakal berenti untuk sekedar ngasih applaus dan nunjukin apresiasi mereka. Mereka bakal bilang "you have to know that this instrumen is so cool" atau "this is so neat" atau "I've never seen it before" dan semacamnya. Mereka bakal nyampein yang ada di pikiran mereka gitu aja, beda dengan kita, kalau kita liat sesuatu yang bagus, itu bakal ada di pikiran kita aja. begitu juga dengan anak-anak kecil di sini, mereka ngga akan malu-malu bilang "your outfit is so beautiful" atau "I like your dress" dna semacamnya ke orang dewasa. Mungkin karena mereka udah diajarin untuk aktif dari kecil, begitu juga di sekolah.
Karena gw di sini sebagai cultural representative, jadi gw selalu pake batik,kebaya, dll, sama dgn yg lain yg pake sesuatu yg khas dari budayanya. Setiap hari gw sering banget diliatin orang trus ditanya "where are you from? Gosh you're so beautiful with that outfit". Pointnya adalah mereka ngga ada membedakan dari mana gw berasal, apa agama gw, apa warna kulit gw dan sebagainya untuk memnberi apresiasi atas apa yang memang mereka anggep bagus. Itu yg bikin gw ngerasa selalu betah disini, karena mereka bener-bener respectful.
Satu cerita menarik saat gw puasa di sini bulan lalu. jadi karena di sini lagi summer dan panas luar biasa, setiap orang di Disney disarankan minum at least satu botol kecil per jam supaya terhindar dari dehidrasi. Sementara gw harus puasa ngga makan ngga minum 16 jam. Di satu sisi mereka sangat khawatir soal itu, tapi di sisi lain mereka ngga bisa melarang sesuatu yang berhubungan dengan keyakinan gw. Beberapa manager sampe ngejadiin ini sebagai bagian dari bahan meeting, gimana supaya gw tetep baik-baik aja di saat gw puasa, karena mereka bener-bener ga yakin gw bisa ngejalanin itu di sini saat summer. Akhirnya setiap beberapa jam selalu ada manajer yang dateng ke gw dan nanya gimana kondisi gw, just to show me that they're care about it and make sure that I'm okay. See? ini yang gw maksud dengan the most welcome and respectful people. Mungkin ini bisa ngasih sedikit bayangan tentang gimana sikap orang Amerika terhadap orang asing terutama muslim, ngga seburuk apa yang kita bayangin atau kita lihat di berita-berita kok.Well, itu yang gw rasain di sini, Orlando, Florida. ga menutup kemungkinan kalau ada orang-orang yang punya pengalaman-pengalaman lain di sini atau mungkin di negara bagian lain di Amerika.
Wednesday, August 8, 2012
Sejuta Kemewahan ala Disney
Kalau sebelumnya gw udah ngomongin tentang kesan-kesan gw saat pertama kali sampe Orlando, sekarang gw mau share tentang berbagai fasilitas yang Disney provide untuk para cast member seperti gw. Banyak banget keuntungan yang bisa kita dapet sebagai cast member Disney. Pertama, selain dibayarin airfare ticket, kita juga dapet payment bulanan yang dari segi jumlah lebih dari cukup untuk hidup selama disini. I even can save it for some shopping and traveling around the state. Disney bener-bener memastikan kalau kita dapet fasilitas yang lengkap dan kehidupan yang bisa dibilang sejahtera selama disini. Karena mereka tau kita dateng jauh-jauh dari negara masing-masing untuk bekerja dengan mereka.
Seperti yang udah gw ceritain di tulisan sebelumnya kalau kita dapet apartemen yang sangat memadai dan fasilitas public transportation gratis ke segala tujuan di Orlando. Jadi ngga perlu ngeluarin budget untuk transport selama di sini, kecuali kalau kita mau ke luar kota.
Gw sebagai cast member jg dapet free access ke semua theme parks Disney di Orlando ini, kapanpun dan terserah mau berapa kali selama setaun ini, tiap hari kesana juga boleh, hehe. Di Orlando ini Disney punya 4 theme parks, yakni Disney Magic Kingdom, Disney Epcot, Disney Hollywood Studios, dan Disney Animal Kingdom. Fyi, untuk satu kali kunjungan ke salah satu theme park Disney itu harga tiketnya sekitar 100-150 dollar. Bukan cuma itu aja, gw sebagai cast member juga dapet free pass untuk 5 orang setiap bulan ke semua theme parks mereka itu. jadi kalau ada keluarga atau temen-temen yang dateng ke sini bisa gw ajak ke semua theme parks and it's free!! Sayangnya free pass yg untuk keluarga dan temen blm pernah kepake krn keluarga dan temen2 gw jauh banget.
Selain theme parks, Disney juga terkenal dengan resort-resort dan hotel-hotel mewahnya dengan berbagai tema-tema menarik. Resort Disney di orlando bisa dibilang salah satu tempat mewah yang jadi tujuan orang-orang kaya di Amerika. Bahkan selebriti-selebriti Hollywood juga stay disini selama liburan mereka di Orlando. Apalagi selama summer holiday kayak sekarang ini. Orang-orang dari penjuru Amerika bahkan dunia berbondong-bondong dateng ke Orlando untuk summer vacation. Untuk semua resorts dan hotel yang mereka punya, cast member dapet discount 50%. Bahkan mereka ngasih special rate untuk season-season tertentu.
Belum selesai sampe disitu, kita sebagai cast member punya Disney ID yang bisa dibilang bener-bener kartu ajaib buat dipake di orlando. Dengan hanya nunjukin Disney ID ini, cast member dapet discount di mana-mana di Orlando mulai dari restaurant, merchandise store, berbagai macam store kayak Guess, Coach, Levis, Fossil, ALDO, Steve Madden, Tommy Hilfiger dan banyak bgt barang branded lainnya. Bayangin minggu lalu gw beli jam Fossil yg biasanya di Jakarta harganya sekitar 1- 2 juta, disini gw bisa dapet dengan harga 40 dollar (Rp 360.000)!! Ini salah satu hal yang bisa ngobatin homesick disini, work hard shop harder :p
The best partnya adalah.. Disney cast member got 80% discount untuk Disney Cruise Line!! Can you imagine?! Disney Cruise adalah salah satu cruise paling mewah di dunia. Bisa dibilang ini salah satu impian orang-orang terutama para penggemar Disney. Selain kemewahan ala hotel bintang 5, di dalemnya juga unik banget karena semua bertema Disney dan entertainment ala Disney bisa kita liat di sini. Bisa dibilang kalau di cruise ini merupakan penggabungan Disneyland dan Disney resort di atas laut. Sebagai perbandingan kalau harga normal Cruise selama 4 hari 3 malem ke Bahamas atau Carribean adalah 830 dollar, cast member bisa dapet harga cuma sekitar 200 dollar! Ini pasti ga bakal dilewatin oleh semua cast member, biasanya di bulan-bulan terakhir sebelum mereka pulang pasti bakal nyobain naik Cruise dulu, kapan lagi coba bisa nikmatin kemewahan dgn harga semurah itu. Satu hal lagi yg bikin kita ngerasa sangat dihargai oleh Disney, mereka ingin kita bukan hanya kerja di sini, tapi juga bener-bener menikmati liburan ala Disney.
Itulah kira-kira gambaran tentang berbagai keuntungan yang bisa kita dapet sebagai Disney cast member, di samping masang nama beken Walt Disney Company dan pengalaman bekerja sama dengan orang-orang hebat tentunya. Bisa menjadi bagian dari perusahaan sebesar Disney dan bergabung dengan para ahli di bidang ini pastinya merupakan suatu pengalaman dan penghargaan yang ngga bisa dinilai dengan apapun. Semoga tulisan ini bikin temen-temen dapet lebih banyak informasi tentang program Disney ini dan termotivasi untuk meraih mimpi :)
Seperti yang udah gw ceritain di tulisan sebelumnya kalau kita dapet apartemen yang sangat memadai dan fasilitas public transportation gratis ke segala tujuan di Orlando. Jadi ngga perlu ngeluarin budget untuk transport selama di sini, kecuali kalau kita mau ke luar kota.
Gw sebagai cast member jg dapet free access ke semua theme parks Disney di Orlando ini, kapanpun dan terserah mau berapa kali selama setaun ini, tiap hari kesana juga boleh, hehe. Di Orlando ini Disney punya 4 theme parks, yakni Disney Magic Kingdom, Disney Epcot, Disney Hollywood Studios, dan Disney Animal Kingdom. Fyi, untuk satu kali kunjungan ke salah satu theme park Disney itu harga tiketnya sekitar 100-150 dollar. Bukan cuma itu aja, gw sebagai cast member juga dapet free pass untuk 5 orang setiap bulan ke semua theme parks mereka itu. jadi kalau ada keluarga atau temen-temen yang dateng ke sini bisa gw ajak ke semua theme parks and it's free!! Sayangnya free pass yg untuk keluarga dan temen blm pernah kepake krn keluarga dan temen2 gw jauh banget.
Disney Magic Kingdom
Main Street USA Disney Magic Kingdom
Disney Epcot
Disney Animal Kingdom
Disney Hollywood Studios
Selain theme parks, Disney juga terkenal dengan resort-resort dan hotel-hotel mewahnya dengan berbagai tema-tema menarik. Resort Disney di orlando bisa dibilang salah satu tempat mewah yang jadi tujuan orang-orang kaya di Amerika. Bahkan selebriti-selebriti Hollywood juga stay disini selama liburan mereka di Orlando. Apalagi selama summer holiday kayak sekarang ini. Orang-orang dari penjuru Amerika bahkan dunia berbondong-bondong dateng ke Orlando untuk summer vacation. Untuk semua resorts dan hotel yang mereka punya, cast member dapet discount 50%. Bahkan mereka ngasih special rate untuk season-season tertentu.
Belum selesai sampe disitu, kita sebagai cast member punya Disney ID yang bisa dibilang bener-bener kartu ajaib buat dipake di orlando. Dengan hanya nunjukin Disney ID ini, cast member dapet discount di mana-mana di Orlando mulai dari restaurant, merchandise store, berbagai macam store kayak Guess, Coach, Levis, Fossil, ALDO, Steve Madden, Tommy Hilfiger dan banyak bgt barang branded lainnya. Bayangin minggu lalu gw beli jam Fossil yg biasanya di Jakarta harganya sekitar 1- 2 juta, disini gw bisa dapet dengan harga 40 dollar (Rp 360.000)!! Ini salah satu hal yang bisa ngobatin homesick disini, work hard shop harder :p
The best partnya adalah.. Disney cast member got 80% discount untuk Disney Cruise Line!! Can you imagine?! Disney Cruise adalah salah satu cruise paling mewah di dunia. Bisa dibilang ini salah satu impian orang-orang terutama para penggemar Disney. Selain kemewahan ala hotel bintang 5, di dalemnya juga unik banget karena semua bertema Disney dan entertainment ala Disney bisa kita liat di sini. Bisa dibilang kalau di cruise ini merupakan penggabungan Disneyland dan Disney resort di atas laut. Sebagai perbandingan kalau harga normal Cruise selama 4 hari 3 malem ke Bahamas atau Carribean adalah 830 dollar, cast member bisa dapet harga cuma sekitar 200 dollar! Ini pasti ga bakal dilewatin oleh semua cast member, biasanya di bulan-bulan terakhir sebelum mereka pulang pasti bakal nyobain naik Cruise dulu, kapan lagi coba bisa nikmatin kemewahan dgn harga semurah itu. Satu hal lagi yg bikin kita ngerasa sangat dihargai oleh Disney, mereka ingin kita bukan hanya kerja di sini, tapi juga bener-bener menikmati liburan ala Disney.
Disney Cruise Line
Disney Cruise swimming pool
Inside the cruise
Ocean view bedroom
Itulah kira-kira gambaran tentang berbagai keuntungan yang bisa kita dapet sebagai Disney cast member, di samping masang nama beken Walt Disney Company dan pengalaman bekerja sama dengan orang-orang hebat tentunya. Bisa menjadi bagian dari perusahaan sebesar Disney dan bergabung dengan para ahli di bidang ini pastinya merupakan suatu pengalaman dan penghargaan yang ngga bisa dinilai dengan apapun. Semoga tulisan ini bikin temen-temen dapet lebih banyak informasi tentang program Disney ini dan termotivasi untuk meraih mimpi :)
Friday, August 3, 2012
Welcome to Disney Life :)
Setelah perjalanan yang supeer panjang dan melelahkan, akhirnya sampe juga di hari di mana gw harus check in dan set up semua nya untuk kehidupan gw di sini selama setahun ke depan. Dari hotel di airport gw menuju ke Vista Way Apartment Complex yang berada di kawasan lake Buena Vista, untuk check in dan registrasi. Mungkin temen-temen familiar dengan kata-kata Buena Vista, biasanya kalau film yang diproduksi oleh disney akan mulai, akan muncul gambar Disney Castle dan dibawahnya tertulis Buena Vista Production. nama itu diambil dari nama daerah dimana Walt Disney World ini berada.
Ngga seperti yang gw duga sebelumnya kalau registrasi ini bakal rame dan ngantri, ternyata proses registrasi ini bener2 teratur dan sangat welcome. Begitu gw dateng langsung disambt oleh tim Disney, duduk di sofa, dihidangin cookies, coklat, dan minuman2 dingin. Maklum kalau lagi summer gini Florida panasnya luar biasa. Gw diajak ngobrol sama mereka, dan kesan pertama gw waktu itu mereka ramah-ramah dan cepet akrab banget. Salah satu dari mereka ternyata muslim, dan katanya dia tertarik banget dengan gaya berpakaian dan jilbab gw (well I don't know which is itu cuma basa basi atau beneran). Yang jelas waktu itu dia bener2 maksa minta gw ajarin cara pake jilbab itu dari awal sampe selesai di tempat itu juga!
Setela registrasi gw dikasih berkas-berkas dan kunci apartemen gw, dan saat itulah gw baru bener-bener tau bakal ditempatin di complex apartemen yang mana. Disney menyediakan 4 complex apartemen untuk para cast membernya, yakni Vista Way, The Commons, Chatam Square, dan Patterson Court. Seneng banget waktu itu, karena gw emang pengen di The Commons dari awal, karena aksesnya paling deket ke mana-mana, ke mall tinggal nyebrang. Gw ditempatin di apartemen 412 yang berarti building 4, nmr 12. Total apartemen building di complex The Commons ini ada 23 buildings. Nanti gw akan cerita lebih rinci tentang rumah baru gw ini. Kira-kira begini tampilannya
Karena gw ditempatin di building 4, jadi letaknya deket banget dari depan, termasuk dari bus stop. Di apartemen gw ini terdiri dari 4 kamar besar, yang masing-masing kamar diisi 2 orang. Seneng banget gw langsung punya 7 temen baru yang serumah. Mereka berasal dari Norwegia 2 orang, Italia 2 orang, Cina 1 orang, Jerman 1 orang, dan temen sekamar gw berasal dari Inggris. Kabayangkan betapa beragamnya hidup kami di apartemen ini. Well, itulah sekilas tentang awal hidup gw disini. Banyak banget yang mau diceritain tapi waktunya dikit, tunggu cerita-cerita selanjutnya yaa..
Ngga seperti yang gw duga sebelumnya kalau registrasi ini bakal rame dan ngantri, ternyata proses registrasi ini bener2 teratur dan sangat welcome. Begitu gw dateng langsung disambt oleh tim Disney, duduk di sofa, dihidangin cookies, coklat, dan minuman2 dingin. Maklum kalau lagi summer gini Florida panasnya luar biasa. Gw diajak ngobrol sama mereka, dan kesan pertama gw waktu itu mereka ramah-ramah dan cepet akrab banget. Salah satu dari mereka ternyata muslim, dan katanya dia tertarik banget dengan gaya berpakaian dan jilbab gw (well I don't know which is itu cuma basa basi atau beneran). Yang jelas waktu itu dia bener2 maksa minta gw ajarin cara pake jilbab itu dari awal sampe selesai di tempat itu juga!
Setela registrasi gw dikasih berkas-berkas dan kunci apartemen gw, dan saat itulah gw baru bener-bener tau bakal ditempatin di complex apartemen yang mana. Disney menyediakan 4 complex apartemen untuk para cast membernya, yakni Vista Way, The Commons, Chatam Square, dan Patterson Court. Seneng banget waktu itu, karena gw emang pengen di The Commons dari awal, karena aksesnya paling deket ke mana-mana, ke mall tinggal nyebrang. Gw ditempatin di apartemen 412 yang berarti building 4, nmr 12. Total apartemen building di complex The Commons ini ada 23 buildings. Nanti gw akan cerita lebih rinci tentang rumah baru gw ini. Kira-kira begini tampilannya
Tadinya gw bingung bakal naik apa ke Commons dengan koper gede2 gini. Ternyata mereka provide mobil operational Disney untuk nganter gw kesana. Mereka bilang gw bakal dijemput drivernya untuk kesana. Begitu gw liat, Oh My God drivernya ibu2 yg umurnya hanpir 60 tahun! dan dia dengan sangat sigapnya langsung ngangkut koper2 gw, padahal udah gw bilang biar gw angkat sendiri, ga tega ngeliatnya. tapi ibu ini emang perkasa banget, ngangkat2 kaya ngga keberatan sama sekali. Di mobil kita sempet cerita2, dan dia bilang udah kerja di Disney selama 30 tahunan, dan dia cinta banget kerja di Disney karena orang-orangnya yang sangat baik-baik. Seperti yang gw liat sih, mereka emang baik2 banget.
Ngga terasa sampe juga di The Commons. Begitu nyampe sana gw langsung bengong, bisa dibilang rada norak, percaya ngga percaya kalau ini apartemen yang bakal gw tempatin. Apartemen ini terkesan mewah banget. Ngga kaya apartemen2 di Indonesia atau apartemen gw dulu di Polandia yang terdiri dari gedung-gedung bertingkat, complex apartemen ini lebih kaya complex perumahan mewah. Si dalemnya ada danau, hutan-hutan kecil, fasilitas olahraga lengkap kaya kolam renang, fitness center, lapangan tennis, lapangan basket, dan pohon2 tinggi yang bikin sejuk.
Karena gw ditempatin di building 4, jadi letaknya deket banget dari depan, termasuk dari bus stop. Di apartemen gw ini terdiri dari 4 kamar besar, yang masing-masing kamar diisi 2 orang. Seneng banget gw langsung punya 7 temen baru yang serumah. Mereka berasal dari Norwegia 2 orang, Italia 2 orang, Cina 1 orang, Jerman 1 orang, dan temen sekamar gw berasal dari Inggris. Kabayangkan betapa beragamnya hidup kami di apartemen ini. Well, itulah sekilas tentang awal hidup gw disini. Banyak banget yang mau diceritain tapi waktunya dikit, tunggu cerita-cerita selanjutnya yaa..
Subscribe to:
Posts (Atom)










.jpg)





















